Museum Kereta Api Sawahlunto: Sejarah dan Potensinya
Halo Sobat Sejarawan Muda Minang, Minangkabau merupakan salah satu daerah yang meninggalkan berbagai jenis budaya dan sejarah menarik, di artikel sebelumnya kita sudah coba bahas beberapa museum yang ada, kali ini kita akan coba telisik kembali yaitu terkait Museum Kereta Api Sawahlunto.
Yaps, Museum Kereta Api Sawahlunto terletak di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, adalah sebuah situs bersejarah yang menggambarkan perjalanan panjang industri perkeretaapian di Indonesia. Awalnya, bangunan ini adalah stasiun kereta api yang dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1902 untuk mendukung pengangkutan batubara dari Sawahlunto menuju Pelabuhan Emmahaven (Teluk Bayur). Jalur sepanjang 150 kilometer ini, yang selesai dibangun pada 1894, menjadi salah satu pencapaian besar Sumatra Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api Hindia Belanda.
Transformasi Menjadi Museum
Setelah penghentian aktivitas tambang pada tahun 2000 dan berhentinya operasi kereta api pada 2003, pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia meresmikan museum ini pada 17 Desember 2005. Museum ini bertujuan untuk melestarikan sejarah perkeretaapian di Sumatera Barat, terutama dalam kaitannya dengan transportasi batubara
Koleksi dan Keunikan
Museum Kereta Api Sawahlunto menyimpan berbagai koleksi berharga, seperti:
- Jam antik, alat sinyal, dan komunikasi yang digunakan pada era kolonial
- Miniatur lokomotif, brankas, dongkrak rel, label pabrik lokomotif, dan timbangan
- Loko Uap Mak Itam, lokomotif uap buatan Jerman, yang kini menjadi simbol kejayaan industri batubara masa lalu. Mak Itam pernah difungsikan kembali untuk wisata hingga tahun 2013 sebelum akhirnya diparkir permanen karena kerusakan
Museum ini juga menawarkan tur audio-visual tentang sejarah perkeretaapian di Indonesia dan rute wisata sepanjang 8 kilometer yang melewati terowongan Lubang Kalam, salah satu daya tarik unik.
Potensi Pengembangan
Museum ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut, antara lain:
- Wisata Edukasi: Menambah program interaktif seperti simulasi mengoperasikan lokomotif
- Digitalisasi Koleksi: Menyediakan pengalaman virtual bagi pengunjung yang tidak dapat hadir langsung
- Revitalisasi Mak Itam: Menghidupkan kembali lokomotif ini dapat menarik lebih banyak wisatawan
- Peningkatan Infrastruktur: Menambah fasilitas modern seperti kafe bertema kereta api atau toko suvenir
Dengan sejarahnya yang kaya dan koleksi uniknya, Museum Kereta Api Sawahlunto tidak hanya menjadi pengingat kejayaan masa lalu tetapi juga potensi besar untuk mendukung pendidikan dan pariwisata
Sumber Rujukan:
- Artikel "Museum Kereta Api Kota Sawahlunto" dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia National Museum Registration System
- Artikel "Mengenal Sejarah Kereta Api Indonesia di Museum Kereta Api Sawahlunto" dari Pigiblog
- Artikel "Belajar Sejarah Kereta Api Indonesia di Museum Kereta Api Sawahlunto" dari Jelajah Sumbar Jelajah Sumbar